Terima Kasih Malaysia
Malaysia, negara yang saat ini sedang bersitegang dengan indonesia sebenarnya mereka bermaksud baik pada anak anak muda Indonesia, Malaysia ingin orang Indonesia bersatu terutama para pemudanya, Malaysia tahu Pemuda Indonesia telah kehilangan jati dirinya, malaysia tahu Pemuda Indonesia mulai tidak peduli pada sekitar.
Malaysia sekarang ini sedang mengingatkan pemuda Indonesia bahwa Negeri Indonesia memiliki banyak kekayaan yang ngga akan habis 7 turunan dan 8 tanjakan.
coba deh lo pikir
apakah kalian inget tentang lagu Rasa Sayange?
lagunya Seperti apa?
dari daerah Mana?
Apakah lo tahu tentang Reog Ponorogo?
seperti apa dan bagaimana tariannya?
Apakah lo tahu ada pulau sipadan dan Ligitan?
Apakah lo tahu ada wilayah Ambalat?
apakah lo tahu tari pendet?
Berasal darimana tarian itu?
Apakah lo peduli dengan semua kebudayaan dan kekayaan alam Indonesia ini?
ibnux pun sama, ngga tau lagu rasa sayange darimana, ngga tahu reog ponorogo, ngga tahu tari pendet itu darimana, ngga tahu wilayah2 indonesia tersebut.
Seandainya Malaysia tidak mengingatkan kita maka ngga ada yg tahu dan bahkan ngga ada yg peduli dengan si cepot, tokoh wayang golek yg belum diingatkan oleh malaysia, tapi ibnux jadi inget setalah kejadian tari pendet yang di ingatkan malaysia.
so apakah kita masih saja berkutat dengan budaya luar seperti lagu Rock, Emo dan lainnya. menghabiskan uang berjuta-juta demi menonton konser Band luar. dan acuh disaat ada pergelaran seni budaya indonesia yg harganya miring malah gratis. akankah kita melupakan semua budaya Indonesia demi terlihat keren?
Budaya Indonesia sekarang ini seperti sebuah sepeda yang rusak dan disimpan di gudang, lalu ada tetangga kita memintanya dan kita acuh aja, akhirnya sepeda itu diperbaiki oleh tetangga itu dan bisa digunakan kembali, setelah dipakai tetangga untuk jalan2, gak lama kita jadi sadar dan tertarik lagi dan meminta kembali sepedanya. pada dasarnya memang masih milik kita dan masih berhak untuk mengambilnya.
Orang Indonesia lah yang salah, pemuda pemudanya yg sudah tidak peduli pada budaya Indonesia. jika diajak nonton Wayang pasti bilang “apaan tuh? gak keren banget!!”
jika diajak nonton Mr BIG langsung ngeluarin semua tabungan untuk nonton….
Maukah kita kehilangan identitas kita?
saat ditanya “apa sih tarian khas jawa barat?”
apakah akan dijawab “Sexy dancer di pem setesien”
atau “katanya sih jaipongan, tapi gue ngga tahu itu kaya gimana @_@”
Masih kah kita mencintai Indonesia yang kaya ini?
jika lo Cinta Indonesia!
Lo harus benci koruptor!!!
Koruptor merusak Indonesia

CiCaK

