Menghitung kebutuhan listrik panel surya

Saya sedang mempelajari penggunaan solar panel di rumah, yang ternyata cukup mahal juga investasinya.

Infrastruktur solar panel adalah
1. Solar panel
2. Kabel
3. Charger controller
4. Aki (khusus) sebagai power bank
5. 1 buah Inverter, jika butuh listrik AC 220v

Kependekan:
AC: Alternating Current, arus listrik rumahan yg 220v.
DC: Direct Current, arus listrik ±, seperti di baterai, positif dan negatif harus pas.
ACO: Air Conditioning, pendingin ruangan

No 1-4 jumlahnya sesuai kebutuhan.
No 5 Wattnya sesuai kebutuhan, lebih bagus cari Inverter pure sinewave. Lebih mahal tapi big grin

Akan lebih mudah jika infrastruktur semua menggunakan listrik DC, paling tidak lampunya.

Untuk penyimpanan listrik menggunakan Aki khusus solar panel (VRLA/DeepCycle), dimana 80% isinya bisa dipakai, berbeda dengan aki motor/mobil dimana biasanya hanya 50% yang bisa dipakai.

Jadi jika beli aki 100AH, maka yg bisa dipakai sebanyak 80AH(Ampere/Hour), berapa lama 80AH bisa bertahan?
Kita rubah dulu menjadi Watt.
Jika voltase aki sebesar 12V.
Maka 80 x 12 = 960Watt
Listrik yg dibutuhkan 100Watt, seperti 10 buah lampu.
Maka 960 : 100 = 9,6 jam
Aki akan habis setelah 9,6jam
Butuh 2 aki agar bisa 12jam sore sampai pagi.

Voltase x Ampere = Watt

Begitupun chargingnya, dengan solar panel 100wp maka butuh waktu 9,6jam untuk bisa penuh dan panas terik
Biasanya untuk mempercepat charging menggunakan beberapa solar panel untuk menjaga bila ada sebagian mendung dan hujan

Berapa biaya yg dibutuhkan?
2 x solar panel 100wp = 2,6jt
2 x Aki 100AH VRLA = 4,4jt
1 x charger controller 10 = 200rb (yg murah)
Asumsi semua lampu DC, jadi ga perlu inverter.

Total habis Rp. 7.200.000 diluar kabel.
Biasanya Aki harus diganti 5tahun sekali.

Bagaimana jika untuk menyalakan Air Conditioner (ACO)?
Contoh dirumah saya ACO butuh 320 watt, merek elgi herkules, jika menggunakan aki 100AH maka
960 : 320 = 3jam
Untuk bisa menyala selama 12 jam butuh 4 aki.
Sedangkan di siang hari pasti ingin energi langsung dari solar panel, dari banyak artikel yang saya baca butuh 2x watt ACO, berarti sekitar 600watt (6panel),
Inverter 900watt harus pure sinewave (PSW), watt inverter harus diatas jumlah watt yg dibutuhkan ACO minimal ada jarak 300watt, menurut artikel yg pernah saya baca.
Biaya yg dibutuhkan
10 x solar panel 100wp = 13jt
4 x Aki 100AH VRLA = 8,8jt
1 x charger controller 50A = 1jt
1 x inverter 900watt PSW = 2,6jt

Total Rp 25.400.000
Mahal?
Coba hitung dengan jumlah pemakaian listrik di rumah, saya sebulan habis 300rb.
25.400.000 : 300.000= 84,6 : 12 = 7 tahunan.

biaya belum termasuk kabel, ongkir dan pasang.

Dengan membeli listrik tiap bulan, maka uang segitu akan habis 7tahun.

Jika dibelikan solar panel, minimal banget sih harus tahan 10tahun.

Resiko solar panel
1. Panel pecah karena hujan es atau ada ninja kepleset.
2. Aki yang harus ganti baru tiap 3-5 tahun.
3. Kebakaran rumah
4. Dicuri
6. Disita debt collector

Efektifitas hematnya tergantung kondisi.
Apa semua harus dibeli langsung?
Tidak, cicil saja, beli charger controller dulu, terus Akinya, baru solar panelnya, dipetakan dulu targetnya,
Mulai dari lampu dulu yg menggunakan solar panel, baru merambah ke yg dimampukan.

Saya sih target di ACO, minimal siang bisa nyala pada saat panas terik.

Apa yang terjadi jika tertutup awan atau mendung?
Voltase akan tetap di 12v atau 24v, tapi Amperenya mengecil jadi wattnya kecil

Catatan: saya bukan ahlinya, catatan diatas hasil rangkuman ibnux dari membaca artikel tentang solar panel di internet. Karena setelah diteliti, ternyata cukup repot pakai solar panel, tidak murah juga, seharusnya disubsidi pemerintah.
Mereka yang menolak PLTNuklir dan berkoar banyak energi terbarukan seharusnya pakai tenaga surya dirumahnya dan mendesak pemerintah subsidi solar panel.

Silahkan dikoreksi jika ada yg salah maupun kurang tepat happy

iBNuX
Just ordinary man

14 thoughts on “Menghitung kebutuhan listrik panel surya”

  1. Tergantung target penggunaannya. Saya akhirnya pake inverter grid tie, dari solar panel langsung masuk ke listrik PLN dirumah. Ga pake batre lagi, menghemat pemakaian listrik PLN di siang hari, tapi listrik PLN mati, ikut mati.
    Kalo mau offgrid, keluar dari listrik PLN, batre harus banyak dan solar panel nya, jadi harus beli inverter dan controller yang bagus juga.

  2. alhamdulillah ketemu penjelasan yang gamblang.
    masih nabung sih ? rencananya hendak beli perangkat panel surya untuk kebutuhan minimal kompor listrik maspion sama perangkat komputer, sebelumnya bingung cari2 cara ngintungnya.
    terimakasih, semoga Alloh senantiasa menjagamu dan keluarga, amin.

  3. saya sudah mempunyai 1x150wp,
    2x100wp, 1x10wp
    1x aki 100ah
    8x aki 7.2ah
    2x controller pwm
    sy ingin menggunakan full penerangan rumah, selama ini anggap aja 10ruang, tetapi sdh 3 ruang free energy, masing2 10watt led, rasanya kurang optimal dalam penggunaan…bisa kasih pencerahan dalam hal ini?
    terutama charging yg optimal, dan merk apa yg bagus dan murah tentunya …

  4. Bagusnya pake SCC MPPT, lebih mahal dari PWM, tapi lebih optimal untuk charging dari panel surya, ga rugi pake MPPT

  5. Artikel nya bagus. Sya nyari2 ini penjelasan yg paling bagus. Makasih.
    Kalo…. panel 100wp. Smntara ngecas aki dan sekalian jdi satu dg pompa dc (misal 60watt) apa akan mmpengaruhi kinerja pengecasan…….
    Bagaimana hitung2annya apa sama apa berubah… mohon penjelasannya

  6. Mantap gan… Kjawab juga kingin tauan saya… Berapa amper untuk suplai sekian wath untuk waktu sekian jam… Makasih bangt gan… Sukses salau amin…

  7. Bicara untung dan ruginya yg jelas menggunakan solar panel adalah hanya masalah waktu aja..mmg solar panel butuh modal besar diawal tp itu bisa di cicil belinya sampai sesuai dgn kebutuhan yg kita inginkan..jadi menurut saya menggunakan solar sgt menguntungkan utk kurun waktu jangka panjang dan bisa menekan biaya listrik sampai 50%..ini sdh terbukti yg tadinya bayar Listrik PLN Rp 600 ribu sampai Rp 700 ribu dan skr tiap bulannya tinggal sekitaran RP 350 ribu sampai 350 ribu aja..dan keuntungannya sisanya Rp 350 di tabung aja dlm setahun buat beli accu baru 200 Ah..

  8. seharusnya hitungan nya berdasarkan listrik rumah.
    untuk listrik rumah 900w di perlukan :
    solar panel : ?
    controler : 1
    inverter : 1
    accu : ?

    untuk listrik rumah 1200w di perlukan :
    solar panel : ?
    controler : 1
    inverter : 1
    accu : ?

  9. Kebutuhan AC 320 Watts, ingin dinyalakan selama 12 jam/hari. Mustinya itungan listrik PLN nya selama sebulan:

    Kebutuhan daya per jam = 320 W / 1000 W = 0.32 KWH.
    Dalam sehari (12 jam) = 0.32 KWH x 12 jam = 3.84 KWH.
    Kebutuhan biaya listrik dlm sebulan (30 hari) = 3.84 KWH x Rp 1445 (asumsi daya listrik rumah ~ 1300KWH >=< 6600KWH) x 30 hari = Rp 166.464.

    PERHITUNGAN INVESTASI SOLAR PANEL

    Kebutuhan daya
    Daya yg dibutuhkan (hanya AC) = 320 Watts / 320 Watthour.
    Total daya (safe plan) = 320 Watts x 1.3 = 416 WH.
    Kebutuhan modul solar panel
    Modul solar = 416 WH / 5 (jam optimal charging wilayah Indo) = 83,2 Wattpeak (WP).
    Modul yg dibutuhkan = 83,2 WP / 100 WP (asumsi pakai modul solar 100WP) = 0.832 ~ (dibulatkan jadi 1 unit solar panel 100WP atau paralel 2 unit 50WP, dst).

    – Contoh harga 1 solar panel 100WP Monocrystalline = Rp 600 ribu.

    Kebutuhan battery / aki
    Battery = 320 / (0.6 x 0.85 x 12) = 52.28 AH.
    Battery = 52.28 AH / 100 AH = 0.522 AH ~ (dibulatkan ke 1 unit aki 100AH).

    – Contoh harga 1 unit aki VRLA 12V/24V 100AH = Rp 1.500.000.

    Kebutuhan solar charge controller
    SCC = jumlah panel solar x besaran short circuit Isc (infonya ada di belakang panel)
    SCC = 1 unit x 5.91 A = 5.91 Ampere.
    Berarti SCC harus mampu untuk memasok arus minim sebesar 5.91 A ke aki.

    – Contoh harga SCC MPPT 20A = Rp 500 ribu.

    Kebutuhan inverter
    Disesuaikan dgn daya yg dibutuhkan ketika alat dinyalakan (secara bersamaan).
    Eg: daya 320W bisa pakai inverter 500W.

    – Asumsi harga 1 inverter pure sine wave 500W = Rp 1 juta.

    Total investasi = Rp 600rb + 1.5jt + Rp 1jt + lain2 (kabel, konektor, bracket panel, dll) = Rp 3,1jt + biaya lainnya.

    PERBANDINGAN BIAYA LISTRIK PLN DAN INVEST SOLAR PANEL

    Hanya khusus penggunaan AC 320 Watts.

    Biaya listrik PLN (dalam 1 tahun) = Rp 166.464/bulan x (12 bulan) = Rp 1.997.568.

    – Biaya listrik PLN (dalam 5 tahun) = Rp 166.464/bulan x (12 bulan x 5) = Rp 9.987.840.

    (versus)

    Biaya invest solar panel (1thn ~ 5 thn) = Rp 3,1jt + biaya lainnya ~ kisaran plus minus Rp 3,5 jutaan.

    Kisaran total biaya di atas dgn catatan tidak ada biaya tambahan pemeliharaan/penggantian sparepart lainnya dan alat bertahan dlm 5 tahun ke depan. Maka, invest di solar panel bisa dibilang masih WORTHED atau baik untuk dilakukan.

    (Jika daya yg dibutuhkan berbeda, silakan tinggal ganti nilainya dari langkah pertama di atas).

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: