Pembangkit Listrik Tenaga Surya On Grid

Setelah melakukan perhitungan untuk membuat Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di post sebelumnya yang Off Grid, sekarang iBNuX akan melakukan perhitungan biaya yang On Grid tanpa Baterai untuk menyimpan listrik, solusi ini cocok di wilayah yang jarang banget mati listrik, tapi saya pakai UPS untuk jaringan lampu.

Target utama On Grid adalah menghemat penggunaan listrik di siang hari.
berikut apa saja yang dibutuhkan:

  1. Panel Surya 24 Volt 200wp Rp. 3.000.000,-
    Harus 24 volt karena GTI biasanya mulai dari 24Volt.
    Cek Tokopedia
  2. Grid Tie Inverter (GTI) 1000Watt Rp. 4.500.000,-
    Alat ini mengubah tegangan DC 24volt menjadi AC 220Volt, harus konek ke jaringan PLN, sinewave mengikuti jaringan PLN. Jika listrik PLN mati, maka akan ikut mati.
    Cek Tokopedia.
    Saya pilih yang 4,5jt
    Kecuali anda pakai Meteran Listrik Ekspor impor, kelebihan PLN bisa jadi pulsa untuk anda, tapi setahu saya PLN belum menyediakannya.
    Yang keren lagi yang 3000Watt ini, bisa dipantau dari HP.
  3. Perkabelan anggap Rp. 1.000.000,-
    Cek Tokopedia
  4. Kerangka besi, harga relatif.

 

Kira alurnya seperti ini

Untuk bisa mencapai 1000watt, dibutuhkan minimal 5 Solar Panel.
Sehinga total biaya sebesar
3.000.000 x 5 = Rp. 15.000.000
+ 4.500.000 (GTI) = Rp. 19.500.000
+ 5.000.000 (Kabel dan kerangka besi) = Rp. 24.500.000
Jika cuaca mendung tentu tidak akan sampai maksimal.
Yang pasti maksimal alat mengeluarkan daya 1000Watt.

pembelian bisa dicicil, Beli dulu Inverternya, lalu solar panel satu persatu, jangan lupa kabel dan konektornya big grin

pada kondisi optimal, PLTS menghasilkan 1000Watt, penggunaan listrik anda sampai 1500Watt, maka 500Watt akan diambil dari PLN.

lalu apa yang terjadi jika hanya menggunakan 500Watt?
500Watt sisanya akan masuk jaringan PLN, PLN untung dong, kita bantu PLN tanpa dibayar big grin
Makanya harus pake Inverter yang ada Limiternya, sehingga tidak ada listrik yang masuk jaringan PLN.
malah ada kasus, kita kasih listrik ke PLN, malah mengurangi Pulsa.

Cara ini lebih Hemat, dibanding Offgrid, Offgrid cocoknya di wilayah sering mati listrik atau tidak ada listrik sama sekali, karena menurut saya masih murah pakai PLN dibanding Offgrid 1000Watt.

Ongrid hanya bisa dipakai siang.

Seandainya PLN menyediakan Meteran Ekspor Impor, dimana jika ada listrik yang keluar maka menjadi Pulsa, maka PLN bisa menjadi PowerBank (Battery), Saat listrik keluar, menjadi token, malam hari dipakai dari token tersebut happy

Sepertinya masih jauh walau ada beritanya….

Orang kaya mampu beli solar panel banyak, nanti malah jualan, lebih baik yang tidak perlu diuangkan, tapi kalo mau diuangkan, ada perjanjian khusus dengan PLN.

itu hitungan saya, mohon koreksi jika salah.

Referensi

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *